Surat Al-Fajr



Saat membacakan surat ini, usianya baru 12 tahun. Nama Qori'ah ini adalah Sumeyye Eddeeb M. Kamin Kuran Tilaveti. Video ini sudah dilihat lebih dari 5.079.000 kali.

MUQADDIMAH
Surat ini terdiri atas 30 ayat, termasuk golongan surat-surat Makkiyyah, diturunkan sesudah surat Al-Lail. Nama “Al-Fajr” diambil dari kata “Al-Fajr” yang terdapat pada ayat pertama surat ini yang artinya “fajar”.
Pokok-pokok isinya:
Allah bersumpah bahwa azab terhadap orang-orang kafir tidak akan dapat dielakkan; beberapa contoh dari umat-umat yang sudah dibinasakan; kenikmatan hidup atau bencana yang dialami oleh seseorang, bukanlah tanda penghormatan atau penghinaan Allah kepadanya, melainkan cobaan belaka; celaan terhadap orang orang yang tidak mau memelihara anak yatim dan tidak memberi makan orang miskin; kecaman terhadap orang yang memakan harta warisan dengan campur aduk dari orang yang amat mencintai harta; malapetaka yang dihadapi orang-orang kafir di hari kiamat; orang-orang yang berjiwa muthmainnah (tenang) mendapat kemuliaan di sisi Allah.
سورة الفجر
(FAJAR)
Surat ke 89 : 30 ayat
بِسْمِ اللّهِ الرَّحْمـَنِ الرَّحِيمِ
Dengan menyebut nama Allah Yang Maha Pemurah lagi Maha Penyayang.
MEREKA YANG MENENTANG NABI MUHAMMAD SHALALLAHU ‘ALAIHI WASALLAM PASTI BINASA SEPERTI UMAT-UMAT DAHULU YANG MENENTANG RASULNYA.
وَالْفَجْرِ
1. Demi fajar,
وَلَيَالٍ عَشْرٍ
2. dan malam yang sepuluh,
وَالشَّفْعِ وَالْوَتْرِ
3. dan yang genap dan yang ganjil,
وَاللَّيْلِ إِذَا يَسْرِ
4. dan malam bila berlalu.
هَلْ فِي ذَلِكَ قَسَمٌ لِّذِي حِجْرٍ
5. Pada yang demikian itu terdapat sumpah (yang dapat diterima) oleh orang-orang yang berakal.
أَلَمْ تَرَ كَيْفَ فَعَلَ رَبُّكَ بِعَادٍ
6. Apakah kamu tidak memperhatikan bagaimana Tuhanmu berbuat terhadap kaum ’Aad?,
إِرَمَ ذَاتِ الْعِمَادِ
7. (yaitu) penduduk Iram yang mempunyai bangunan-bangunan yang tinggi,
الَّتِي لَمْ يُخْلَقْ مِثْلُهَا فِي الْبِلَادِ
8. yang belum pernah dibangun (suatu kota) seperti itu, di negeri-negeri lain,
وَثَمُودَ الَّذِينَ جَابُوا الصَّخْرَ بِالْوَادِ
9. dan kaum Tsamud yang memotong batu-batu besar di lembah,
وَفِرْعَوْنَ ذِي الْأَوْتَادِ
10. dan kaum Fir’aun yang mempunyai pasak-pasak (tentara yang banyak),
الَّذِينَ طَغَوْا فِي الْبِلاَدِ
11. yang berbuat sewenang-wenang dalam negeri,
فَأَكْثَرُوا فِيهَا الْفَسَادَ
12. lalu mereka berbuat banyak kerusakan dalam negeri itu,
فَصَبَّ عَلَيْهِمْ رَبُّكَ سَوْطَ عَذَابٍ
13. karena itu Tuhanmu menimpakan kepada mereka cemeti azab,
إِنَّ رَبَّكَ لَبِالْمِرْصَادِ
14. sesungguhnya Tuhanmu benar-benar mengawasi.
KEKAYAAN DAN KEMISKINAN ADALAH UJIAN TUHAN BAGI HAMBA-HAMBANYA.
فَأَمَّا الْإِنسَانُ إِذَا مَا ابْتَلاَهُ رَبُّهُ فَأَكْرَمَهُ وَنَعَّمَهُ فَيَقُولُ رَبِّي أَكْرَمَنِ
15. Adapun manusia apabila Tuhannya mengujinya lalu dimuliakan-Nya dan diberi-Nya kesenangan, maka dia berkata: “Tuhanku telah memuliakanku”.
وَأَمَّا إِذَا مَا ابْتَلاَهُ فَقَدَرَ عَلَيْهِ رِزْقَهُ فَيَقُولُ رَبِّي أَهَانَنِ
16. Adapun bila Tuhannya mengujinya lalu membatasi rezkinya maka dia berkata: “Tuhanku menghinakanku”.
كَلاَّ بَل لاَّ تُكْرِمُونَ الْيَتِيمَ
17. Sekali-kali tidak (demikian), sebenarnya kamu tidak memuliakan anak yatim,
وَلاَ تَحَاضُّونَ عَلَى طَعَامِ الْمِسْكِينِ
18. dan kamu tidak saling mengajak memberi makan orang miskin,
وَتَأْكُلُونَ التُّرَاثَ أَكْلاً لَّمًّا
19. dan kamu memakan harta pusaka dengan cara mencampur baurkan (yang halal dan yang bathil),
وَتُحِبُّونَ الْمَالَ حُبًّا جَمًّا
20. dan kamu mencintai harta benda dengan kecintaan yang berlebihan.
PENYESALAN MANUSIA YANG TENGGELAM DALAM KEHIDUPAN DUNIAWI DI HARI KIAMAT.
كَلاَّ إِذَا دُكَّتِ الْأَرْضُ دَكًّا دَكًّا
21. Jangan (berbuat demikian). Apabila bumi digoncangkan berturut-turut,
وَجَآءَ رَبُّكَ وَالْمَلَكُ صَفًّا صَفًّا
22. dan datanglah Tuhanmu; sedang malaikat berbaris-baris.
وَجِيءَ يَوْمَئِذٍ بِجَهَنَّمَ يَوْمَئِذٍ يَتَذَكَّرُ الْإِنسَانُ وَأَنَّى لَهُ الذِّكْرَى
23. dan pada hari itu diperlihatkan neraka Jahannam; dan pada hari itu ingatlah manusia akan tetapi tidak berguna lagi mengingat itu baginya.
يَقُولُ يَا لَيْتَنِي قَدَّمْتُ لِحَيَاتِي
24. Dia mengatakan: “Alangkah baiknya kiranya aku dahulu mengerjakan (amal shaleh) untuk hidupku ini.”
فَيَوْمَئِذٍ لاَّ يُعَذِّبُ عَذَابَهُ أَحَدٌ
25. Maka pada hari itu tiada seorangpun yang menyiksa seperti siksa-Nya,
وَلاَ يُوثِقُ وَثَاقَهُ أَحَدٌ
26. dan tiada seorangpun yang mengikat seperti ikatan-Nya.
PENGHARGAAN ALLAH TERHADAP MANUSIA YANG SEMPURNA IMANNYA.
يَا أَيَّتُهَا النَّفْسُ الْمُطْمَئِنَّةُ
27. Hai jiwa yang tenang.
ارْجِعِي إِلَى رَبِّكِ رَاضِيَةً مَّرْضِيَّةً
28. Kembalilah kepada Tuhanmu dengan hati yang puas lagi diridhai-Nya.
فَادْخُلِي فِي عِبَادِي
29. Maka masuklah ke dalam jama’ah hamba-hamba-Ku,
وَادْخُلِي جَنَّتِي
30. dan masuklah ke dalam surga-Ku.

PENUTUP
Surat Al Fajr mengemukakan contoh umat yang ditimpa azab dan beberapa sifat manusia yang tercela, serta menegaskan kemuliaan yang diberikan oleh Allah subhanahu wa ta’ala kepada orang yang berjiwa tenang.

Sumber artikel : abihumaid.wordpress.com
Share this movie :

Posting Komentar

 
Support : Creating Website | Johny Template | Mas Template
Copyright © 2011. Barak Allah - All Rights Reserved
Template Created by Creating Website Published by Mas Template
Proudly powered by Blogger